. Pernahkah SEKALIPUN Kita MENANGIS Ketika Sedang Membaca Al-Qur'an?? RIBUAN ORANG TERSENTUH BACA KISAH INI | HORIZON NUSANTARA
loading...

Pernahkah SEKALIPUN Kita MENANGIS Ketika Sedang Membaca Al-Qur'an?? RIBUAN ORANG TERSENTUH BACA KISAH INI

loading...
iklan tautan

Al-Qur`an adalah kalam Allah kepada kita.. Maka bacalah ia dengan hati, bukan hanya sekedar dengan lisan
Al-Qur`an adalah kalam Allah kepada kita.. Maka bacalah ia dengan hati, bukan hanya sekedar dengan lisan
Al-Qur`an adalah kalam Allah kepada kita.. Maka bacalah ia dengan hati, bukan hanya sekedar dengan lisan..

Ada banyak jenis tangis dalam kehidupan kita. namun tak ada yang lebih baik dibandingkan dengan menangis karena Allah, Allah yang maha suci.
mereka menangis karena Allah, bergembira karena Allah. Alangkah indahnya akhlak orang-orang mulia yang berinteraksi dengan Al-Qur'an yang menjadi petunjuk bagi manusia. mereka bukanlah cengeng, dan bukan sentimentil, melainkan Allah memberikan karunia kelembutan hati atas tanda-tanda dan ayat-ayatnya (menangkap petunjuk dari Allah) dengan kejernihan hati.

tak ada balasan yang indah untuk hati yang lembut karena Allah, kecuali dipenuhi dengan cahaya cinta yang mulia.
semoga Allah memberikan rahmat dan karunia kepada kita semua, amiin ya robbal'alamiin...

menangis merupakan sesuatu yang biasa terjadi pada setiap orang. namun menangis dengan sebab mendengar atau membaca ayat Al-qur'an tentu merupakan peristiwa yang tidak terjadi pada seitap orang.

hanya orang-orang yang beriman yang mampu meresapi makna ayat-ayat Al-Qur'an dan memahami kebesaran Allah SWT yang bisa meneteskan air matanya saat membaca Al-Qur'an. hal ini menunjukkan pula kelembutan hatinya.

sesungguhnya lunaknya hati dan cucuran air mata di saat membaca Al-Qur'an adalah ciri-ciri orang-orang yang shlaleh.

Rahsia Imam Ahmad menangis disaat membaca Al-Quran

TAHUKAH ANDA MENGAPA ANDA TIDAK MENANGIS SAAT MEMBACA AL-QUR’AN..?

Sampai kabar kepada Imam Ahmad bin Hambali bahwa salah seorang muridnya selalu bangun malam dan mengkhatamkan al-Qur`an secara sempurna hingga terbit fajar. 

Kemudian dilanjutkan dengan sholat subuh.
Imam Ahmad (A) pun ingin mengajarkannya cara mentadabburi al-Qur`an. 

Datanglah ia kepada muridnya itu, kemudian berkata: “Aku dengar kamu melakukan ini dan itu..?

Muridnya (M) menjawab: “Ya”

A: “Kalo gitu, coba nanti malam kamu lakukan seperti kemarin-kemarin, tapi saat membaca al-Qur`an, bayangkan kamu membacanya di hadapanku. Atau seakan-akan aku mengawasi bacaanmu.
Keesokan harinya, datanglah si murid, dan Imam Ahmad bertanya hasilnya. Si murid menjawab: “Aku hanya bisa membaca 10 juz saja”

A: “Coba nanti malam baca al-Qur`an seakan-akan kamu membacanya di hadapan Rasulullah SAW”
Keesokan harinya si murid datang lagi dan berkata: “Ya imam, aku hanya sanggup membaca juz ‘amma saja”

A: “Nah sekarang, cobalah nanti malam kamu baca al-Qur`an seakan-akan di hadapan Allah ‘Azza wa Jalla” Si murid pun kaget disuruh seperti ini.
Keesokan harinya, si murid datang dengan mata bengkak akibat dari menangis. Imam pun bertanya: “Apa yg kamu lakukan anakku?”
Si murid menjawab sambil menangis: “Ya imam, demi Allah, sepanjang malam aku tidak bisa menyempurnakan bacaan surat al-Fatihah”

*****Al-Qur`an adalah kalam Allah kepada kita.. Maka bacalah ia dengan hati, bukan hanya sekedar dengan lisan. Semoga ALLAH mengumpulkan kita di hari kiamat kelak bersama golongan hamba2-Nya yang senantiasa memuliakan Al-Qur’an. Aamiin.. Wallahu a’lam bish-shawab ..
sumber: amanahsedekah.com


BACA JUGA:
SUBHANALLAH..!! Inilah 10 ayat Al-Qur’an yang terbukti secara ilmiah. SUNGGUH MENAKJUBKAN 
INILAH..!! Renungan Tentang Kematian Orang Mu'min dan Orang Kafir 
SUBHANALLAH..!! Masjid Texas Kebakaran dan Warga AS Melakukan Ini 
WASPADA..!! Jika Sering Merasa Tersentak Ketika Sedang Tidur! Ternyata BERBAHAYA.. 
WOOWW..!! Ibu Guru Cantik Ini Bikin Ayah Amel Tulis Surat Ijin Yang Unik Bak Pujangga, Netizenpun HEBOH 
loading...

0 Response to "Pernahkah SEKALIPUN Kita MENANGIS Ketika Sedang Membaca Al-Qur'an?? RIBUAN ORANG TERSENTUH BACA KISAH INI"

Posting Komentar